Tanaman Investasi Masa Depan

 Melirik Potensi Cuan Tanaman Investasi Masa Depan


Berkebun, hobi dengan aktivitas fisik di pekarangan rumah yang melibatkan beberapa tumbuhan dan media tanam. Aktivitas ini dipandang sebagai aktivitas yang dapat memberikan efek kesehatan, ketenangan, dan keuntungan.

Percaya atau tidak, berkebun bisa menjadi salah satu pintu rezeki mendapatkan cuan. Hal ini tentu saja bergantung pada jenis tanaman yang memiliki nilai jual. Berikut jenis-jenis tanaman investasi masa depan yang dapat anda pertimbangkan:

Tanaman Investasi Masa Depan di Pekarangan Rumah

  1. Tanaman Kaktus (kaktus Astro)

Tanaman kaktus merupakan jenis tanaman gurun. Tanaman ini kerap disebut sebagai tanaman abadi. Pasalnya tanaman ini mampu bertahan hidup dalam kondisi ekstrim sekalipun. 

Perawatan jenis tanaman kaktus lebih mudah dilakukan. Anda tidak memerlukan menyiramnya setiap hari. Satu indukan kaktus dapat menghasilkan 5 hingga 20 anakan kaktus mini. Adapun harga dari pasar kaktus mini berkisar Rp 15.000 – Rp 500.000 bergantung jenis, bentuk, dan ukurannya.

  1. Tanaman Varigata

Tanaman varigata merupakan jenis tanaman yang mengalami mutasi genetik. Tanaman ini biasanya tampil eksotik dibandingkan dengan varietas sesamanya. Sebagai contohnya saja tanaman pisang varigata. 

Jenis tanaman varigata muncul secara acak. Tidak dapat dikembangbiakan agar seragam dengan indukannya. Nilai investasi tanaman ini bergantung pada tingkat keunikan dan kelangkaan jenis tanaman tersebut. Namun, jenis varigata ini bisa banyak anda temukan di hutan liar.

  1. Tanaman Bonsai

Tanaman bonsai selalu memiliki daya tarik tersendiri. Tanaman ini memiliki keunikan dan bentuk eksotik. Seni membonsai tanaman yang tidak mudah menjadikan harga tanaman ini mahal. Menurut informasi pakarnya, bonsai yang berukuran kecil itu sebenarnya menggambarkan bagaimana pohon aslinya jika tumbuh liar di alam bebas.

Tanaman Investasi Masa Depan di Lahan Perkebunan

  1. Tanaman Jati Kebon

Nama jati kebon sudah tidak asing lagi ditelinga para pengusaha kayu mebel. Jenis tanaman ini diklaim berasal dari indukan tanaman jati yang memiliki serat kayu rapat dan padat. Hanya saja jati kebon memiliki usia panen yang yang lebih pendek dari tanaman jati aslinya. Yaitu dalam 4-5 tahun saja.


Satu bibit tanaman jati kebon dibandrol dengan harga kurang lebih Rp 15.000. Jika anda memiliki lahan dengan luas 100 meter persegi dengan jarak tanam 4 meter x 4 meter, anda dapat mengadopsi 25 tanaman jati kebon. Harga jual untuk satu gelondongan jati kebon dewasa bisa mencapai RP 3.000.000. 

  1. Tanaman Gaharu Super

Tanaman Gaharu dikenal sebagai dengan kayu termahal. Tanaman ini memiliki daya tahan kayu yang dapat disandingkan dengan tanaman ulir. Jenis tanaman ini banyak dicari sebagai bahan baku interior eksekutif, alat pengobatan, serta sebagai bahan baku untuk pembuatan body care.

Bibit gaharu unggul dibandrol dengan harga Rp 50.000/satuan. Tanaman ini bisa dipanen dalam kurun waktu 5 tahun. Adapun harga kayu gaharu ditentukan oleh berat kayu itu sendiri. Harganya dipatok mulai dari Rp 50.000/kg – Rp 1.000.000/kg

  1. Tanaman Sengon

Tanaman sengon bisa menjadi pilihan anda berikutnya. Tanaman perkebunan ini cenderung memiliki usia panen yang singkat. hanya dalam 1,5 tahun saja. Bibit tanaman ini dibandrol harga mulai dari Rp 15.000/batang mampu memberikan keuntungan mulai Rp 600.000/batang.

Ternyata banyak ya pilihan tanaman yang bisa dijadikan investasi bernilai tinggi. Yuk, mulai intip pekarangan di rumah atau asset lahan perkebunan anda. Siapa tahu sepetak lahan kosong itu bisa menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya tanaman investasi masa depan untuk anda.



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel