Pupuk untuk Tanaman Jahe Merah

 Pupuk Untuk Jahe Merah

Tanaman Obat Pencegah Kembung


Meta Deskripsi:


Jahe merah sudah menjadi sosok yang melengkapi kehidupan para ibu rumah tangga. Selain menjadi bahan baku bumbu dapur, jahe merah merupakan salah satu obat yang diwariskan secara turun menurun. Tidak heran jika banyak ibu rumah tangga menanam jahe merah di pekarangan rumahnya.

Jika anda berminat menanam jahe merah di halaman rumah anda, simak artikel ini sampai tuntas. Cara menanamnya tidaklah sulit. Tersedia juga tips pupuk untuk jahe merah. Yuk mulai membuat kebun tanaman obat keluarga di rumah sendiri

Manfaat Jahe Merah Untuk Kesehatan

  1. Mengatasi Masalah Pencernaan

Minum jahe dipercaya mampu menghilangkan rasa begah di dalam perut. Pasalnya gas beracun pada sistem pencernaan didorong keluar melalui fetus. Perlu diketahui juga, bahwa dalam mengkonsumsi jahe merah dibatasi 4 gram/hari. Hal ini untuk menghindari efek panas yang dapat mengikis selaput organ pencernaan. 

  1. Meringankan Nyeri Haid

Anda dapat membuat rebusan air jahe merah untuk meredakan rasa nyeri ketika menstruasi. Air rebusan jahe merah dipercaya   memiliki khasiat seperti ibuprofen dan asam mefenamat.

  1. Menurunkan Glukosa dalam Darah

Menurut publikasi US National Library of Medicine National Institutes of Health, jahe merah mampu menekan glukosa dalam darah. Bahkan jahe merah bisa menurunkan kolestrol yang disebabkan oleh lemak jahat.

  1. Memperkuat Sistem Imun

Jahe merah memiliki kandungan gingerols dan zingerones. Kandungan ini bermanfaat sebagai antioksidan bagi tubuh. Selain itu, Jahe merah kaya akan kandungan vitamin C dan magnesium sehingga dapat membantu memperkuat sistem imun tubuh.

Cara Menanam dan Pemberian Pupuk Jahe Merah 

  1. Masukan Bibit Jahe ke Dalam Polybag

Anda dapat menggunakan potongan jahe merah yang sudah tidak terpakai. Anda juga dapat menggunakan jahe merah yang sudah bertunas. Siapkan media tanam dengan kondisi lembab. Campurkan dengan fungisida. Lalu benamkan bibit jahe merah dan kondisikan gelap.

  1. Pantau Pertumbuhan Tunas

Pantaulah pertumbuhan tunas hingga setinggi 7 cm. Berikan ruang tunas untuk tumbuh lebih tinggi. Pastikan tanaman jahe mendapat sinar matahari yang cukup.

  1. Kontrol Kadar Air Media Tanam

Pada proses perkembangannya, jahe merah rentan mengalami busuk akar. Hal ini menjadi krusial karena tanaman jahe merupakan tanaman yang diambil bagian akarnya. Pastikan kadar air pada media tanam seimbang. Jangan terlalu lembab hingga kelewat jenuh. Anda bisa mengakalinya dengan memberikan lobang aliran air di bagian bawah pot atau polybag.

  1. Berikan Pupuk Untuk Jahe Merah Sebulan Sekali

Pada tahap awal, anda dapat menggunakan pupuk NPK sebagai campuran media tanam. Pada tahap berikutnya, fase generatif tanaman jahe perlu disuplai dengan pupuk kaya P. Hal ini berkaitan dengan efektivitas hara Phospor (P) terhadap pertumbuhan akar.

Adapun jenis pupuk untuk jahe merah yang dapat anda pilih meliputi pupuk SSP, pupuk TSP, dan Pupuk Sp. Pupuk SP pun banyak jenisnya, ada SP-18, SP-27, dan pupuk SP-36. Hal ini berkaitan dengan kandungan fosfor dalam bentuk P2O5.

  1. Jahe Merah Dapat Dipanen dalam 3 Bulan.

Setelah 3 bulan, anda dapat memanen akar jahe merah. Pilih dan pilah akar jahe merah yang akan dikonsumsi dan dimakan kembali. Agar salah satu tanaman obat keluarga ini bisa selalu tersedia di pekarangan rumah anda.


Jadi sudah tau kan kunci utama pupuk untuk tanaman jahe? Yups, kandungan hara P. Pupuk tersebut bisa anda temui dengan mudah di toko-toko perlengkapan pertanian. Sampai berjumpa di artikel lainnya ya !

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel