Cara Mudah Menanam Porang di Polybag

 Bagaimana Cara Tanam Porang Di Polybag, Berikut Ulasannya!


https://www.idnfarmers.com/2020/02/8-cara-sukses-menanam-porang-media.html?m=1


Salah satu jenis umbi – umbian yang memiliki nama latin Amorphophallus muelleri ini pada umumnya tumbuh secara liar dan dapat Anda temukan di lahan terbuka dengan pepohonan besar yang menjadi naungannya.  

Awalnya jarang sekali masyarakat yang mengenal tanaman, namun saat ini ternyata banyak sekali yang membudidayakan tanaman ini karena memiliki nilai jual yang tinggi di pasar ekspor.

 Jika Anda tertarik menanam porang tapi tidak memiliki lahan yang luas, cara tanam porang di polybag  adalah solusinya. Simak penjelasan lengkap cara menanamnya.  

Cara Tanam Porang Pada Media Polybag 

Ternyata budidaya tanaman porang bisa dilakukan pada media polybag, hal tersebut sangat menguntungkan bagi Anda jika tidak memiliki lahan yang luas. 

Menanam porang dalam polybag juga akan memudahkan Anda dalam mengontrol kondisi tanaman porang. Penanaman dalam polybag ini juga dibedakan menjadi dua yaitu secara temporal dan permanen. 

Jika secara temporal hanya dilakukan saat pembibitan saja, sedangkan jika permanen tanaman tersebut tetap berada dalam polybag mulai dari bibit sampai tahap panen. Berikut adalah caranya. 

  1. Pertama Persiapkan Bibit Porang 

Pada langkah pertama pilihlah bibit yang berkualitas dan sehat artinya bibit tersebut terhindar dari hama maupun penyakit. Perkembangbiakan tanaman porang bisa secara vegetatif dengan biji ataupun generatif dengan umbi atau umbi katak (bubil). 

Dalam penanamannya porang hanya ditanam satu kali dan setelah berumur 3 tahun umbinya bisa dipanen setiap tahunnya tanpa melakukan penanaman kembali. 

  1. Siapkan Media Tanam Dan Polybag 

Cara tanam porang di polybag selanjutnya adalah tentu saja dengan menyiapkan media tanam dan beberapa polybagnya. Pada media tanam tersebut dibuat dengan mencampurkan tanah gembur dan pupuk organik kompos atau pupuk kandang dengan perbandingan 7 : 3. 

Kemudian masukkan campuran tanah dan pupuk tersebut ke dalam polybag hingga terisi 2/3 bagian. Sebaiknya Anda menggunakan polybag yang lebih besar agar umbi dapat tumbuh dan berkembang biak dengan leluasa. 

  1. Proses Penanaman Pada Polybag

Setelah itu jika polybag sudah terisi dengan media tanam, lubangi bagian tengah tanahnya dan berilah lubang yang dirasa cukup untuk membenamkan bibit porang dan jangan terlalu dalam. 

Selanjutnya letakkan bibit dengan hati – hati dan letakkan bibit tersebut dengan posisi yang tepat. Jika Anda menggunakan bibit umbi maka tunas porang sebaiknya diletakkan menghadap keatas. 

Sementara jika bibit dari katak atau bubil maka bibit diletakkan dengan bakal tunas menghadap ke bawah. 

Nah setelah itu Anda bisa menutupnya kembali dengan sedikit tanah dan siram dengan air yang cukup untuk menjaga kelembaban tanah. 

Untuk penyiraman bisa Anda lakukan sehari satu kali saja pada pagi atau sore hari. Bibit porang akan tumbuh dalam kurun waktu 2 – 3 hari jika cara tanam porang di polybag dilakukan dengan benar. 

  1. Lakukan Perawatan Tanaman Porang 

Untuk perawatannya tidak jauh berbeda dengan lahan yang terbuka. Perawatan tanaman porang meliputi penyiraman sehari satu kali. 

Kemudian pembersihan gulma yang bisa Anda bersihkan pada sekitar polybag dengan mencabut sampai ke akarnya. Setelah itu lakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk organik kompos atau pupuk kandang dan pupuk anorganik seperti NPK atau TSP.

Selanjutnya lakukan penjarangan polybag dengan memindahkan tanaman yang berdempetan ke media tanam yang baru. 

  1. Panen Porang 

Langkah terakhir dari proses cara tanam porang di polybag adalah dengan memanen saat sudah berusia sekitar 7 bulan jika Anda tanam menggunakan bibit umbi, sedangkan jika Anda menanam porang dari biji Anda bisa baru memanennya saat berusia 18 hingga 24 bulan. Pemanenan pada polybag akan jauh lebih  mudah daripada lahan yang terbuka. 

Itulah beberapa langkah cara tanam porang di polybag yang bisa Anda coba saat tidak memiliki lahan yang luas. Semoga informasi tersebut bisa bermanfaat untuk Anda saat mencoba untuk menanam tanaman porang. Terima kasih dan selamat membaca. 



Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel